| 1 |
1. Ruang lingkup manajemen industri budidaya perikanan, (a) Ruang lingkup dan pengertian manajemen budidaya perikanan, (b) Prinsip dasar industri budidaya perikanan, (c) Fungsi manajemen industri. |
|
View
|
| 2 |
2. Analisa dan peluang pasar, (a) Analisa produksi, (b) Analisa permintaan, (c) Analisa penawaran, (d) Analisa peluang pasar. |
|
View
|
| 3 |
3. Strategi pemasaran, (a) Strategi pasar sasaran (Marketing targeting), (b) Strategi posisi pasar (Marketing positioning), (c) Strategi bauran pasar (marketing mix), (d) Pemilihan strategi terbaik melalui analisa SWOT. |
|
View
|
| 4 |
3. Strategi pemasaran, (a) Strategi pasar sasaran (Marketing targeting), (b) Strategi posisi pasar (Marketing positioning), (c) Strategi bauran pasar (marketing mix), (d) Pemilihan strategi terbaik melalui analisa SWOT. |
|
View
|
| 5 |
4. Jenis industri budidaya perikanan, (a) Jenis industr budidaya perikanan, (b) Industri budidaya ikan konsumsi (tawar, payau, laut), (c) Industri budidaya ikan hias (ornamental fish) (tawar, laut). |
|
View
|
| 6 |
5. Studi kelayakan usaha industri budidaya perikanan, (a) Pengertian studi kelayakan usaha, (b) Proses dan tahapan SKU, (c) Aspek-aspek SKU, (d) Analisa kelayakan usaha (analisa laba rugi, R/C ratio, Payback periode, Break even point). |
|
View
|
| 7 |
6. Manajemen resiko, (a) Pengertian resiko dan jenis- jenisnya, (b) Penanggulangan resiko, (c) Manajemen resiko, (d) Langkah-langkah manajemen resiko. |
|
View
|
| 8 |
7. Manajemen SDM industri budidaya perikanan, (a) Kebutuhan SDM industri budidaya perikanan, (b) Job deskription dan fungsi operasional manajemen. |
|
View
|
| 9 |
8. Membangun industri budidaya perikanan, (a) Merencanakan usaha (b) Menjalankan usaha (c) Menganalisa dan mengevaluasi usaha. |
|
View
|